Katakunci

1 Ramadan 30 hari 2011 (29) 15 Malaysia (3) 1entry=1hari =1Malaysia (32) 1st class facilities 3rd class mentality (3) Abstract (6) Academics (43) Adab (1) Akademik (44) Aktiviti KRENMAUT (2) Anak-anak (31) Anekdot Dialog (21) Anniversary (7) Anthrax (5) Artikel (37) Artikel Agama (50) Audio (1) Baju Iron Maiden (1) Bathory (6) BBQ (3) Beli rumah (1) Berita (11) Black Metal di Malaysia (3) Boikot (5) Boxset (1) Buku (30) Carcass (6) CD untuk dijual (1) Celtic Frost (4) Cited (2) Coffee break (6) cuti-cuti Malaysia (9) D.R.I. (2) Dakwah dan Tabligh (52) Dari Myspace (4) Died (3) Diet (2) Dio (1) Diskografi (4) Diskusi (1) Doctor In The House (2) Dream Theater (30) dyslexia (1) Eid (11) Eksperimentasi Nikon D60 (2) Euphonious (1) Exodus (3) Fake (1) family (18) Fikir random mingguan (11) Filem (42) First 10 Years CD singles (3) Foto rawak (1) Freemason (6) FYP (1) Gear Acquisition Syndrome (18) Gig (51) Gitar (9) Giveaway (2) Heavy Scotland (1) helloween (2) HELLOWEEN CD Singles collection (1) Heriot-Watt University Malaysia (2) Hidup di Adelaide (129) Hidup di Bethlehem (54) High Voltage (5) HWUM (1) I LIKE THIS (1) IPOH (1) Ipoh's Metal Militants (28) Iron Maiden (78) IRON MAIDEN Live New Zealand 2009 (8) Iron Maiden Singapore (7) Iron Maiden singles collection (1) Istilah Agama (1) Istilah seputar CD (4) Jalan-jalan cari makan (8) Jalan-jalan Metal (12) Karisma (16) Kata-kata hikmah (1) Kembali ke Malaysia (5) King Diamond (1) KLASSIKKK (25) Komentari Metal (87) Krenmaut fanzine (3) Kura-kura (1) La Tahdzan (5) Langsuyr (14) Langsuyr rekoding (9) Listening Booth (1) Lords of the Land 2017 (2) Majalah (6) Malaysia tanahairku (8) Malaysiana (68) Manowar (11) Megadeth (29) Megadeth singles collection (1) Melancong ke New York (10) Membebel (161) Metal blogger (1) Metal Commentary (1) Metallica (18) Minuman (6) Mohd Tajul Azhar aka Berat (1) Morbid Angel (1) Mount Bromo (5) mrsm (2) My Scientific Articles (1) My Selangor Story (6) Nak menang Battle of The Bands? (2) Nasyid Metal (5) New Arrival (41) Niagara Falls (10) No Smoking (1) November Record Day (11) Obscure Metal (5) Pengalaman hidup (3) Penjara Al Capone (2) Petua (5) PhD (10) Pink Floyd (1) Pirate (1) Poligami (4) Politik Ramadan (12) Projek besar akhir tahun (2) Promosi (70) Prototype (1) Ramadan (15) Record Store Day (5) Recording (4) Rehabilitation of reinforced concrete structures (5) Review (52) Ross The Boss live (1) Scorpions (10) SEARCH Discography (1) Sembang-sembang (2) Siri Introduksi Kepada (6) Slash di Kuala Lumpur (3) Slayer (16) South Korea Trip (11) Space Gambus Experiment (13) Special Event (7) Stompbox (3) Sunnah (2) Surabaya (8) Swedish Death Metal (1) Syawal (5) taklim (1) Teater (4) Temuramah (23) Terjah blog (5) The 70s rocks! (1) The ABC's of Punk (27) The Beatles (3) The End (1) Tradelist (2) Trip Adelaide-Canberra (8) tro-njo-i (4) Ulasan (421) Uli Jon Roth (4) Untuk dijual (1) US visit Nov-Dec 2012 (14) USA trip 18-27 August 2013 (3) USA trip 27 April - 4 May 2014 (12) Usaha Agama Tempatan (7) UTP (69) Vancouver Trip August 2014 (1) Vinyl (11) Vinyl Passion (6) Viva Voce (1) Voivod (14) Wacken (2) Weezer (1) White Stripes (1) WILHELM Scream (1) Wordless Wednesday (68) Youtube clip (5)
Showing posts with label Dakwah dan Tabligh. Show all posts
Showing posts with label Dakwah dan Tabligh. Show all posts

Friday, September 16, 2016

Kitab


Sempat selak (belum baca pun) kitab2 ni sambil terfikir; Memang tak layak le aku nak komen pada fatwa2 yang ada. Kitab2 ni pun bukan teknikal sekadar ringkasan saja. Itupun tak mampu nak baca. Belajar mengadap guru pun tidak. Nak komen apa lagi?

Friday, September 09, 2016

Bini berduit


Selain dari ingat isteri dengan menamakan beliau sebagai waris KWSP, hadiahkan juga pahala berlipat ganda dengan pergi solat berjemaah di surau/masjid. Suami dapat 27 sebab berjemaah, isteri dapat 27 + 1 = 28.
 
27 sebab bagi semangat suami ke surau/masjid dan 1 sebab sendiri solat di rumah.
 
Dunia tak lupa, akhirat tak terpinggir.

 

*dalil kena tanya Ustaz

Saturday, August 13, 2016

Kesal di syurga?


1. Luas permukaan bumi adalah lebih kurang 510 juta km persegi.
2. Kelajuan berjalan kaki manusia adalah lebih kurang 5 km/jam. Sehari dapat berjalan 120 km. Setahun dapat berjalan sejauh 43,800 km.
3. Dengan anggapan apabila berjalan kita dapat cover 50 m kiri dan kanan (maka untuk 1km lebar, kita kena berjalan 100m x10 kali = 1 km, iaitu 10 kali untuk setiap 1 km berjalan ke hadapan), kita akan dapat berjalan atas keseluruhan muka bumi ini (termasuk laut, gunung ganang, gaung etc) dalam masa...
510,000,000 ÷ (43,800 x 10) = 1165 tahun.
Iaitu, untuk mengelilingi bumi ini dengan berjalan kaki, ia akan mengambil masa selama 1165 tahun.
Syurga paling kecil yang seseorang akan dapat ialah 10 kali besar dunia. Maka untuk ahli syurga tersebut selesai keliling syurga beliau ialah 1165 x 10 = 11,650 tahun.
Tetapi 1000 tahun dunia bersamaan dengan 1 hari akhirat (syurga?). Maka, ahli syurga tersebut selesai jelajah syurga beliau dalam masa 11 hari je.
Apabila tiba hari ke 12, dia dah sampai tempat dia mula berjalan lagi. Ya, baru hari ke 12!
Kalau kita dapat terbang dalam syurga, mungkin 2-3 hari dah selesai.
KESIMPULAN SAYA
Maka sebab itu sebahagian dari ahli syurga rasa kesal sebab kat dunia dia tak usahakan iman dan amal dia. Bagi sebahagian ahli syurga, dia terpaksa duduk dalam syurganya (yang 12 hari tu selama-lamanya). Maka dalam hati-hati ahli syurga timbul keinginan, jikalah aku dapat hidup kembali di dunia walaupun sesaat, aku sempat tambah satu lagi amalan untuk meluaskan lagi syurgaku ini.
Dalam masa kehidupan 60-70 tahun kehidupan kita inilah kita disuruh berkali-kali (dalam al-Quran dan hadith) untuk tingkatkan iman dan perbanyakkan amalan. Bukan hanya sebab untuk elak kita dihumban ke dalam neraka bahkan untuk elak kekesalan apabila berada di dalam syurga.

Monday, August 03, 2015

Anak bising waktu solat di masjid



Nak elak anak2 bising, bawa je solat sebelah dengan bapanya. Kalau anaknya takde akal lagi, tak payah dibawa tinggal je kat rumah. Selesai masalah.

Kalau ada pakcik suruh anak saya solat belakang, saya akan pegang anak saya supaya jangan ke belakang tapi solat sebelah saya.

Sebab dia di belakang le jadi bising.

Sunday, August 18, 2013

Seruan dari Masjid Nabawi untuk Rakyat Mesir: Kembalilah ke Rumah-rumah Kalian

Syaikhuna Al-’Allaamah DR. Shalih bin Sa’ad As-Suhaimi hafizhahullah berkata pada majelis beliau di Masjid Nabawi, Madinah, kota Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,
“Terjadinya banyak pembunuhan termasuk tanda-tanda kiamat, apa yang terjadi saat ini secara khusus di negeri-negeri muslim dan di dunia internasional termasuk tanda-tanda kiamat, yaitu banyaknya pembunuhan yang telah dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.

Terkadang pembunuh tidak tahu kenapa ia harus membunuh, ia melihat manusia melakukan sesuatu maka ia pun ikut membidikkan senjatanya sebagaimana kondisi orang-orang dari suku terasing Arab yang selalu berteriak layaknya binatang dan saling membunuh antara satu dengan yang lainnya hanya demi revolusi pemberontakan, sepotong roti, rasa lapar atau karena membela seorang tokoh, padahal bisa jadi tokoh tersebut adalah seorang thagut.

Dan semua yang mati dianggap syahid meski seorang Yahudi, Nasrani atau musyrik penyembah kubur, semua syahid menurutnya, yaitu menurut seorang –yang sayang sekali ia dianggap ulama oleh media, yang umurnya sudah sangat tua- ia selalu berbicara ngawur bahwa (orang-orang yang terbunuh karena revolusi pemberontakan, sepotong roti, rasa lapar atau karena membela seorang tokoh) adalah syuhada, bahkan ia meminta untuk mendapatkan kesyahidan seperti mereka, dan ini –kita berlindung kepada Allah- adalah penyimpangan dan kesesatan.

Sayangi dirimu wahai Akhi, sembahlah Robbmu, kembalilah kepada Allah ‘azza wa jalla, apalagi Anda sudah berumur 90 tahun lebih, meskipun semuanya pasti mati tanpa melihat usia tua atau muda. Akan tetapi engkau telah menghiasi kebatilan sehingga nampak sebagai kebenaran dan engkau melampaui batas dalam perkara ini, maka berhati-hatilah wahai Ikhwan.

Berdoalah kepada Allah untuk negeri-negeri Islam yang tersebar padanya kekacauan-kekacauan ini, dan berdoalah kepada Allah agar melindungi negeri-negeri kaum muslimin dari berbagai malapetaka ini, dimana seorang pembunuh tidak tahu kenapa ia membunuh dan yang terbunuh juga tidak tahu kenapa ia dibunuh, akan tetapi ia akan berdiri di hadapan Allah ‘azza wa jalla sambil membawa kepalanya dengan kedua tangannya dan mengatakan kepada pembunuh “Kenapa engkau membunuhku?”

Kemudian, kenapa engkau menambah kekacauan (demonstrasi) yang begitu banyak manusia telah terlibat ini, maka di manakah agama, di manakah Islam, di manakah akalmu?!

Wahai Akhi, tatkala Sumayyah terbunuh dengan cara yang keji, kaum muslimin tidak melakukan demonstrasi dan turun serta berteriak-teriak di jalan-jalan. Tatkala orang-orang Yahudi berusaha membunuh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, kaum muslimin tidak melakukan demontrasi, tetapi menegakkan jihad di jalan Allah dan mengeluarkan Yahudi dari Madinah dengan perintah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.

Permasalahannya, dengan demonstrasi ini, kalian memenuhi lapangan-lapangan dengan laki-laki dan wanita, dan terjadilah penindasan dan pelanggaran kehormatan, perzinahan, khamar, kurangnya rasa malu, nyanyian dan ikhtilat (campur baur) antara laki-laki dan wanita, apakah ini dari agama Allah?!
Demi Allah, sesungguhnya Barat telah menipu kalian wahai orang-orang yang telah mati hatinya, yang berteriak-teriak di lapagan-lapangan seperti keledai.
Bertakwalah kepada Allah, kembalilah ke rumah-rumah kalian -sampaikan kepada mereka risalah ini wahai hadirin, katakan kepada mereka- hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan kembali ke rumah-rumah mereka, dan tetap tinggal di rumah-rumah mereka, daripada berteriak-teriak di jalanan.
Bertakwalah kepada Allah di bumi Kinanah, yang demi Allah bumi yang kami anggap mulia, akan tetapi banyak penduduknya yang tidak memuliakannya, andaikan mereka memuliakannya maka tentunya mereka tidak akan melakukan perbuatan ini.

Aku mohon kepada Allah agar melindungi mereka dari kejelekan fitnah ini, dan agar mengembalikan mereka kepada kebenaran dan menjauhkan mereka dari para pembuat onar di antara mereka, yang selalu mengobarkan kekacauan yang berbahaya ini.
Saat ini Barat, yaitu Amerika dan selain mereka mengatakan bahwa, “Kami yang akan mendamaikan antara kelompok-kelompok Islam yang bertikai.” Maka kalianlah yang menyebabkan mereka berani memasuki negeri kalian.

Masya Allah, sampai Yahudi penjajah Palestina pun berkata, “Kami akan masuk dan mendamaikan antara kelompok yang bertikai di negeri tersebut.”
Wahai manusia, kembalilah ke rumah-rumah kalian maka akan selesai masalah ini, dan bersabarlah menghadapi pemerintah kalian.
Benar, kami mengingkari kudeta militer yang mereka lakukan terhadap pemerintah sebelumnya, apa yang mereka lakukan adalah kebatilan. Akan tetapi setelah mereka berkuasa maka wajib bagi kita untuk diam, walaupun boleh kita menuntut dikembalikannya kekuasaan kepada yang berhak tetapi dengan cara yang syar’i, bukan dengan cara mengerahkan masa, membunuh dan menduduki berbagai fasilitas umum.
Adanya kelompok-kelompok yang berpecah ini sejatinya adalah kebatilan, semuanya adalah taklid kepada Yahudi dan Nasrani, meskipun mereka menamakan diri dengan kelompok Islam. Akan tetapi aku katakan, mereka tidak punya pilihan kecuali hendaklah mereka bertakwa kepada Allah ‘azza wa jalla.

Kemudian, menurut prinsip kelompok mereka (yang membolehkan pemilu) –meskipun aku tidak percaya dengan pemilu- hendaklah mereka bersabar menunggu pemilu berikutnya, sehingga mereka bisa memilih pemimpin selainnya. Walaupun hakikatnya sistem pemilu ini adalah thagut, aku tidak mempercayainya (hanya demi memperkecil mudarat).
Akan tetapi wahai Ikhwan, sampaikan kepada mereka (kelompok-kelompok yang mengatasnamakan Islam di Mesir), hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dalam menjaga darah kaum muslimin, dalam melindungi negeri mereka yang terjajah, negeri Kinanah.

Sampaikan kepada mereka risalah ini, kembalilah kepada akal sehat kalian, demi Allah tidak mungkin ada yang melakukan ini anak kecil, orang gila dan orang bodoh. Demonstrasi-demonstrasi ini adalah kerjaannya orang bodoh, orang gila dan tidak memiliki akal sama sekali, setiap mereka berteriak mendukung fulan, hidup fulan, jatuh fulan. Kita mohon kepada Allah ‘afiyah dan keselamatan.

Saudara-saudara kita yang menjauhi fitnah ini –segala puji hanya bagi Allah- mereka mengajak kepada agama Allah dan kepada sunnah, dan sampai hari ini mereka selamat dari ketergelinciran ke dalam fitnah ini dan selamat dari keterlibatan dalam membunuh kaum muslimin dan non muslim (yang belum pantas dibunuh) .

Aku mohon kepada Allah Al-Karim untuk menganugerahkan kebaikan kepada seluruh negeri kaum muslimin, merahmati mereka dan menyatukan kalimat mereka di atas tauhid.
Kembalilah kepada Sunnah wahai penduduk Kinanah (Mesir), kembalilah kepada tauhid, hancurkan kuburan yang disembah selain Allah, tinggalkan hizbiyah (fanatisme golongan) dan kelompok-kelompok sesat. Kembalilah kepada Rabb kalian, dan bersatulah dalam merealisasikan Laa ilaaha illallah dan Muhammadur Rasulullah.
Hendaklah kalian (hadirin) menyampaikan seruan ini meskipun hanya melalui sebagian website. Aku mohon kepada Allah agar menganugerahkan kebaikan bagi kaum muslimin di setiap tempat.
وصلّى الله وسلّم وبارك على نبيِّنا مُحمّد وعلى آله وصحبه أجمعين
Diterjemahkan secara makna dari nasihat Syaikhuna Al-‘Allamah Shalih As-Suhaimi hafizhahullah pada majelis beliau di Masjid Nabawi Madinah, kota Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, yang ditranskrip oleh Abu AbdirRahman Usamah jazaahuLlaahu khayron.

Friday, July 12, 2013

Donation Drive for Hidayah Centre

Salam brothers and sisters in Islam,

We are trying to form Hidayah Centre in Ipoh to cater for reverts (mua’llaf) and to propagate dakwah to non-Muslims. This centre will be an Islamic information centre that facilitates non-Muslims to have better understanding about Islam via sharing sessions with reverts, classes in basic Islamic teaching and interfaith discourse. Hidayah Centre is a gateway for non-Muslims to pronounce their syahadah and embrace Islam. Hidayah Centre also offers classes on fiqh, quran recital, motivation, and capability building for reverts.

Given that Hidayah Centre is a non-profit making NGO, we would like to solicit donations from those who care to meet our expenses to establish and run the centre. One way to raise fund is through selling tables for majlis iftar during Ramadhan. I am attaching an appeal letter for donations and a working paper of the majlis iftar for your kind attention and consideration. We hope your donations will be considered as sadaqah / amal jariah and be rewarded by Allah SWT.

Please forward this email to those whom you think would like to take the opportunity to donate especially in this blessed month of Ramadhan.

Thanking you in advance for your unequivocal support.

Fadhil

---------
(the appellant is a colleague of mine at UTP, also the Jawatankuasa's Director) 

Click on image to make it bigger





Thursday, May 30, 2013

Ijtima Cikampek, Indonesia dan 3 hari di Cibubur, Jakarta

Kami jemaah seramai 8 orang dari kawasan Ipoh mula bertolak ke Jakarta pada 17hb May 2013. Amir perjalanan dilantik dan beliaulah yang menjaga hal ehwal kami.

Kami sampai di tapak ijtima pada 11pm hari yang sama. Subhanallah, ramainya manusia tetapi kami telah terlepas program utama waktu maghrib. Ramai yang telah mula beristirehat. Saya kira-kira antara 50,000 - 70,000 orang.

Kami ditempatkan di kawasan khas untuk jemaah foreign. Layanan ekstra istimewa jika dibandingkan dengan jemaah tempatan. Itulah hak tetamu.

Keesokannya program bersambung pada waktu Subuh dengan bayan (kata-kata nasihat). Dan saya telah duduk dalam setiap program yang berjalan.

Nak explain panjang lebar pun tak ada daya kerana susah payah dan kesannya hanya terasa pada mereka yang hadir. Saya menasihatkan anda pun dapat hadir dalam ijtima sebegini apabila ia dijalankan di kawasan sekitar anda satu hari nanti.

--------------------------------

Selepas itu kami terus dijemput oleh penduduk sebuah kawasan yang bernama Cibubur, berdekatan dengan Jakarta untuk buat usaha masjid selama 3 hari. Alhamdulillah, penduduknya sangat ramah dan berbesar hati menerima kami.

Kawasan sekitar masjid ini kebanyakannya beragama Kristian (80%). Namun begitu masih ramai juga orang Islam yang perlu kami jumpa dan ajak mereka dalam usaha iman dan amal ini.

Nak tau orang Islam atau tidak, tidak cukup dengan beri salam kerana orang Kristian di sini pun boleh menjawab salam dengan baik. Perlu ditanya samada anda Islam atau tidak sebelum berbicara.

Ramai yang bagi niat untuk keluar 40 hari. Kebanyakan mereka tidak cukup wang walaupun masa banyak (kerja sendiri). Kami nasihatkan mereka untuk doa dan usaha kerana hanya Allah s.w.t. saja yang boleh bagi cukup.

Lain-lain layan gambar je le ye...

Tabung masjid

Mesyuarat dengan orang tempatan sebaik saja tiba di masjid.

Solat maghrib bersama orang tempatan

Rehat ketika sesi taklim fadail amal

Seni binaan yang nusantara

Rehat dulu minum

Pintu utama. Masjid ini tidak dibenarkan ditutup oleh Pengerusi. Inilah yang sepatutnya.

Ada kolam ikan sepat di sebelah masjid

Beranda untuk bersembang dan rehat-rehat

Baca fadail amal selalu pun tapi amal tak bertambah. Tanda perlukan lagi hidayat.

Lorong-lorong di sekitar masjid

Walaupun banyak lorong kecil tetapi bersih

Taklimi gash bersama penduduk tempatan

Bacaan kitab fadail amal untuk warga masjid

Doa selepas maghrib sebelum sesi bayan

Pembayan maghrib walaupun demam-demam teruskan juga
Saya tahu ada antara pembaca blog ini yang ada keinginan untuk keluar 3 hari. Saya katakan, keluar aje. Selagi tak keluar, mana nak tau. Pedulikan apa yang anda dengar dari orang lain.

Friday, May 17, 2013

Khuruj


5 hari sebenarnya. Destinasi: Indonesia sambil join ijtima di sana. Make doa for me.

Wednesday, May 15, 2013

Wordless Wednesday: Khuruj 3 days (not so wordless la...)

Mesyuarat sebelum khuruj. Satu jemaah dihantar ke Cameron Highlands dan satu lagi ke Sungai Petani.
Solat Jumaat di Brinchang, Cameron Highlands.
3 hari di surau ini. Milik sebuah keluarga tetapi telah diwakafkan. MasyaAllah sikit punya besar ke ganjaran tu.
Ini bukan jin tetapi tak tahan sejuk punya pasal.

Bilal/imam yang sangat-sangat baik hati.

A view outside the surau.

Monday, May 21, 2012

[IKLAN] IJTIMA MALAYSIA 2012. Perhimpunan Umum Muslimin. 19hb Mei-26hb Jun 2012. Tarikh dan Lokasi.

IJTIMA MALAYSIA 2012, Perhimpunan Umum Muslimin di 13 lokasi. 19hb Mei - 26hb Jun 2012. Insya'Allah.

Semua muslimin dijemput hadir.

1) Ijtima bermula waktu solat subuh di hari pertama dan berakhir pada waktu yang sama di hari ke-3 selepas ceramah umum dan doa. Ceramah-ceramah umum; setelah solat fardhu Subuh berjemaah, pagi (sekitar 10.30 pg waktu Semenanjung, 9.30pg waktu Sabah Sarawak), asar dan maghrib.

2) Halqah khusus pada pagi hari ke-2 untuk i) Ulama; ustaz/alim/asatizah, ii) VVIP, VIP iii) Pelajar-pelajar dan iv) Bahasa isyarat - dipelawa membawa rakan-rakan istimewa, bisu dan pekak.

3) Makanan disediakan; makan secara berjemaah dan layan diri.

4) Mungkin keadaan sesak dan bermujahadah untuk mendapatkan kemudahan-kemudahan awam seperti tempat letak kereta, dewan/khemah makan, tempat rehat, tandas.



TARIKH & LOKASI:


19hb-21hb Mei - SELANGOR & WIL.PERSEKUTUAN
Masjid Jamek Sri Petaling, Kuala Lumpur.

22hb-24hb Mei - PERAK
Masjid Daerah Perak Tengah, Seri Iskandar.


25hb-27hb Mei - PULAU PINANG
Masjid Daerah Barat Daya, Balik Pulau, Penang.

28hb-30hb Mei - PERLIS & KEDAH
Masjid An Nur, Pokok Sena, Kedah.

31hb Mei-02hb Jun - KELANTAN
Madrasah Darululoom Addeeniyyah, Kg. Apa Apa, Pasir Mas.

03hb-05hb Jun - TERENGGANU
Madrasah Tahfiz Al-Quran, Kubang Bujuk, Kuala Terengganu.

06hb-08hb Jun - PAHANG
Masjid Mat Kilau, Jalan Gambang, Kuantan.

09hb-11hb Jun - MELAKA & N.SEMBILAN
Masjid Tuanku Muhriz, Bandar Seri Jempol.

12hb-14hb Jun - JOHOR & SINGAPURA
Madrasah Tahfiz Sinaran Baru, Kg. Sinaran Baru, Kempas Lama.

15hb-17hb Jun - SARAWAK (Kuching-Sibu)
Surau Darul Muttaqin, Taman Lavender, Kuching.

18hb-20hb Jun - SARAWAK (Bintulu-Miri) & BRUNEI
Masjid An-Na'im, Lutong, Miri.

21hb-23hb Jun - SABAH Pantai Barat (KK, Labuan, Beaufort, Keningau, Kudat dll)
Masjid Hj. Akbar Khan, Kg. Bingkul, Beaufort.

24hb-26hb Jun - SABAH Pantai Timur (Tawau, Sandakan, Semporna, Kinabatangan dll)
Masjid Nur Iman, Sapagaya, Lahad Datu.



Insya'Allah.


:: Iklan tidak rasmi. Tentatif yang sangat ringkas dan mungkin ada kesalahan lokasi.

Monday, September 26, 2011

Patutkah rakyat Amerika yang beragama Islam mendoakan kehancuran negaranya sendiri?

 
Beberapa patah perkataan khatib Jumaat di MALV berkenaan dengan kerajaan memerintah USA memberikan dimensi yang baru kepada saya. Isi khutbah tidak penting. Yang penting ialah ketika khatib menyebut tentang "our government" dengan intonasi yang mengharap. Seperti ini;

"... unfortunately, our government..." yang merujuk kepada kerajaan yang memerintah sekarang ini. Khatib menyebutnya dengan intonasi mengharap. Sepertimana kita di Malaysia ini mengharapkan kerajaan kita melakukan sesuatu perubahan atas sesuatu perkara.

Bezanya, negara kita majoriti ialah Muslim sedangkan di USA, tidak. Kita boleh mendoakan sejahtera pemimipin kita. Bolehkah mereka? Mendoakan pemimpin dalam sejahtera itu sebenarnya adalah satu nikmat juga.

----------------

Saya juga merasakan percakapan saya kurang enak, kerana saya membawa perspektif saya sebagai seorang Muslim di Malaysia yang acapkali dimomokkan dengan perasaan membenci kerajaan USA. Ketika saya berehat-rehat selepas solat tarawih, saya berbual dengan Shahrukh, yang telah menghabiskan lebih separuh dari hidup beliau di USA.

Saya mengatakan bahawa semua kerajaan yang zalim akan hancur. Ini telah terbukti melalui al-Quran. Maksud saya ialah USA juga akan hancur, walaupun saya tidak menyebutnya. Shahrukh terdiam. Saya berharap beliau menyokong kata saya. Baru saya sedar, perspektif dia dan saya, berbeza.

Apabila saya mengatakan USA pasti hancur, saya tidak mengambil kira populasi Muslim di USA sedangkan Shahrukh mengambil kira hal ini. Ini yang menyebabkan beliau terdiam. Seolah-olah saya juga mahukan beliau hancur bersama negara yang sudah menjadi negaranya.

------------------

Muslim di USA, dalam erti kata mujahadah mereka untuk cuba mengamalkan agama, lebih tinggi dari kita. Untuk solat Jumaat saja, itu sudah menjadi mujahadah menghadapi tekanan dari tempat kerja untuk keluar bersolat. Ditambah lagi dengan tekanan sosial setempat apabila mereka disyaki sebagai pengganas.

Saya pun tidak pasti, apabila ada antara kita mendoakan kehancuran USA, adakah kita terdetik dalam hati kita bahawa saudara-saudara kita yang Muslim juga adalah rakyat USA? Adakah kita mendoakan juga mereka dalam doa kita sebagaimana kita mendoakan mereka-mereka di Palestin, Afghanistan dan lain-lain?

Sunday, May 15, 2011

Hentak kaki

Aku, Ismail dan Iman dalam kenderaan, nak maghrib di Masjid Tronoh.

Ismail sebagai seorang yang banyak benda yang nak dicakapkan, bertanya:

"Bapak... when you take wudhu at home... and then you walk...and... and..." dia dah tak ingat isi satu hadith yang kami dengar semasa sesi taklim malam semalam lepas Isya'. Walaupun dia dan adik beradik yang lain nampak macam buat donno je bila aku baca beberapa hadith kuat-kuat untuk pendengaran semua.

Aku sambung.

"When you take wudhu properly, then you go to the masjid to solat... each step you get one pahala, the same step you eliminate one dosa and the same step your level is upgraded in Paradise", dengan telo Bota Kanan.

Dia mula hentak-hentak kaki kat dalam kereta. Mula-mula aku tak paham, kemudian aku senyum dan paham. Korang paham?

Rasulullah bersabda: Seseorang itu mengambil wuduk dengan sempurna lalu berjalan menuju ke masjid semata-mata untuk bersolat maka setiap langkah yang dilangkahinya akan ditingkatkan satu darjat, (langkah yang sama) digugurkan satu dosa, dan diberikan satu pahala. Setelah bersolat, jika dia terus duduk di dalam masjid (dengan keadaan berwuduk) maka para malaikat akan memohon rahmat dan keampunan untuknya. Selama mana dia terus menunggu untuk menunaikan solat yang seterusnya maka dia akan terus menerus mendapat pahala solat selama masa dia menunggu solat tersebut. (Riwayat Imam Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmizi dan Ibnu Majah).

Wednesday, April 06, 2011

Dakwah cara Nabi di zaman ini

Sebenarnya lagi kasar satu orang reject karkun tu lagi baik untuk karkun tu. kalau kena ludah, kena baling beg, kena halau, alah bertuahnya.

karkun2 macam aku ni senang lenang, orang suka, orang sambut. walaupun dalam AFN ni nampak macam orang menyampah, tapi diluar sana orang tak benci. AJK surau mengalu2kan. tanpa susah, macammana nak timbul sifat? tanpa forging, macammana nak bentuk pedang? Tanpa gembur tanah, macammana nak semai benih? tanpa exert extreme force, macammana nak body build?

Kes2 halau, karkun buat sepah, buat kes adalah kes terpencil untuk zaman ni, di malaysia. dah ramai orang akedemik, org professional dan ulama dalam usaha ni. sudah tentu ada beza dalam personal conduct dan pemahaman mereka kepada tertib. Maka dah kurang sangat 'susah kerana orang tak suka' di zaman ni. tapi tanpa susah, tak sama kefahaman yang dapat. Zaman dah berubah.


Ada sedikit rasa rugi, kerana tak merasa zaman getir. Zaman ni, Susah dalam agama hanya melibatkan luangkan masa untuk agama, schedule masa untuk agama, korbankan beberapa ringgit untuk agama. tak melibatkan respond negatif, cerca maki dsbgnya. Itulah susah yang nabi dapat dulu.

bila reflect balik benda ni (ok kita semua tak suka bila disuruh buat sesuatu benda hatta benda baik sekali pun kalau tak sedia), lagi kita tak sedia, lagi Allah suka. Maknanya, bila kita korbankan sesuatu yang kita rasa penting (waktu rehat, waktu untuk bersama anak isteri, nak tengok berita perdana) untuk sesuatu yang baik di sisi agama (berjuang di jalan Allah, duduk kuliah, atau ini this particular case, dengar cakap agama) tidak kah ianya suatu yang mulia di sisi Allah? tidak kah ianya suatu latihan, untuk masa depan, bila imam Mahdi memanggil untuk bersamanya dalam keadaan kita tak sedia?

adakah kita fikir, sejurus sebelum kita di panggil untuk bersama2 jemaah orang islam, kita sudah sedia : belanja anak isteri semua complete, kerja semua dah ada orang cover, anak nak pergi sekolah dah arrange untuk naik bas, kenderaan spare untuk isteri dah beli, dah set standing instruction untuk bayar bil bulan2 -- >"ah aku dah sedia untuk join jemaah imam mahdi" rasa2nya macammana?

kalau masa tu iman aku masih macam iman aku hari ini, aku tak risau kerana aku ada segudang alasan untuk bagi pada imam mahdi.... huhuhuhuhu


--> nasihat untuk aku (Bentara)

Oleh: Syahrezan (Al-fikrah.net) 

Monday, March 14, 2011

Kesalahan-kesalahan dalam dakwah


Ramai yang keliru, menyangka mengajak (dakwah) itu sama dengan mengajar. Atas kekeliruan ini, timbullan macam2 polemik dalam masyarakat, antaranya :

1. 'Kau ni tak ada ilmu nak berdakwah' -- Maulana Hamid Chin kata tidak tsabit larangan dari nabi untuk satu orang yang bahkan baru masuk islam untuk pergi dakwah kepada qaumnya.

2. Kejian2 kepada orang yang zahirnya lekeh tetapi minat buat dakwah.
 

3. Ramai juga yang keliru, sangkanya bila sudah mengajar maka itulah dakwahnya. Tiada dakwah selain mengajar di masjid2 dan kelas2. Bila ini berlaku :
  • Keluhan kenapa orang tak datang surau. Kemudian menyindir dan memperlekeh orang yang tak datang surau.
  • Secara tak langsung menjadi munaffirin yang umpama menghalau jemaah atau orang yang potensi untuk datang ke masjid dengan celaan2 kepada penyokong satu satu parti dan kepimpinan parti tersebut.
  • Ketiadaan suatu struktur yang jelas dalam dakwah, akibatnya 'kerja agama' is reduced to organising kuliah dan kutip derma.
  • Ketiadaan suatu visi dan misi dalam usaha dakwah, kerana 'saya sudah ajar maka dakwah sudah berlaku, siapa tak terima dia malang'.
  • Fokus kepada hukum hakam (wajib sunat harus makruh) menghilangkan keagungan agama. FOkus ini menggalakkan umat islam hanya melihat agama sebagai suatu prosedur, yang mana menghilangkan roh ketaatan kepada ALlah.
  • Fokus dakwah kepada 'Islam yang Syumul' dengan meletakkan pengkhususan kepada negara islam, tetapi gagal membentuk jemaah masjid dan surau untuk bergerak mensyumulkan islam dalam diri dan keluarga, kerana yang menjadi fokus adalah menjalankan hukum hudud. Kesalahan dalam objektif dakwah melahirkan kesalahan dalam berpriority.

Syahrezan (al-Fikrah.net)

Wednesday, February 02, 2011

Apa untungnya saya dakwah JUMPA ORANG?

1. Accesible kepada SEMUA peringkat lapisan masyarakat. yang miskin, yang kaya, yang pandai, yang lemah akal, yang pandai internet, yang tak pandai, yang hafal quran, yang tajwid pun tak betul, semua boleh buat wasilah dakwah ini. Ini adalah satu sebab ianya terkedepan, dan patut dikedeepankan oleh ulama dan pemikir umat dan pemimpin, agar umat ini dapat mengambil kerja agama.

2. Ianya MAMPU dilakukan oleh semua orang. bahkan orang bisu dan buta, dan cacat pun boleh melakukannya. Tak mampu itu adalah alasan bagi malu, malas, tak mahu.

3. Ianya mirip kepada sunnah. Ia adalah cara proactive. benar nabi pun ada didatangi oleh orang, tetapi ianya nabi tidak menyandarkan usaha dakwahnya kepada cara ini. Nabi adalah manusia proactive. Nabi mengusahakan semua di bawah circle of concern baginda. Kemiripan ini seringkali dihijab dengan salah faham yassiru wala tuassir, serta dihijab oleh 'keluasan cara dakwah'.

4. Ianya memudahkan 'mujahadah untuk agama' dilakukan kepada setiap lapisan masyarakat. Ianya membolehkan mujahadah merentasi batasan politik dan kekuatan intelek.

5. Proactivity dan mujahadah ini dengan konsisten dan ikhlas insyaAllah mempunyai kesan ghaib seperti yang ALlah sudah janji dalam AlQuran. Practitioners of this method swore by it.

6. Kalam agama ini perlu disampaikan dari hati ke hati. media penulisan memiliki 1001 kelemahan dari segi penyampaian.


- syahrezan (al-Fikrah.net)

Tuesday, November 02, 2010

Masjid Tanjung Tualang 3 hari daftari (30/10/10-1/11/10)

Masjid Tanjung Tualang terkenal bukan saja kepada orang tempatan kawasan Tanjung Tualang bahkan kepada Muslim dan Muslimat yang menggunakan jalan Batu Gajah ke Kampung Gajah dan Teluk Intan.

Ia merupakan sebuah masjid yang selalu digunakan oleh pengguna jalanraya untuk singgah solat.

Alhamdulillah dalam ke'slack'an aku dalam usaha agama ini, Allah s.w.t. masih pilih aku untuk meniru-niru pengorbanan Sahabat r.a. yang tiada bandingnya itu.

Aku bersama 2 orang rakyat Tronoh (pensyarah dan bisnesman) dengan seorang orang baru (pangkat Abang) dan seorang rakyat tempatan pra-lagenda (lagenda kena mati dulu kan?), Haji Tahir bersama-sama berkumpul di masjid ini selama 3 hari untuk buat usaha agama tempatan.

Jemaah yang lemah ini hanya mampu berdoa kepada Allah s.w.t. supaya dipermudahkan kerja-kerja yang dibentangkan kerana kami terkesan dengan suasana.

Lagipun aku dan seorang lagi daftari meninggalkan amir sab dan dua makmur je hari ini.
"Seseorang yang hidupnya mewah, selesa tanpa ada sedikitpun kesusahan di dunia selama 70 tahun di dunia ini, apabila Allah s.w.t. masukkan dia ke dalam neraka selama 1 SAAT saja, maka lupalah akan dia segala nikmat yang pernah dikecapinya di dunia dahulu.


Seseorang yang lain yang hidupnya sengsara, susah dan tiada nikmat di dunia selama 70 tahun, apabila Allah s.w.t. masukkan dia ke dalam syurga selama 1 SAAT sahaja, maka lupalah akan dia segala kesengsaraan yang pernah dikecapinya di dunia dahulu.

Sesungguhnya dunia ini sementara dan pendek. Akhirat saja yang kekal abadi." Bayan maghrib malam tadi.
Semalamnya, dari pagi hingga Asar, seorang student Arab Madinah telah join kami selama sehari dan kami mendapat karguzari (laporan) yang tak pernah didengar selama ini tentang Arab Saudi. Biarlah ianya menjadi simpanan kami saja buat masa ini. Beliau ada azam untuk keluar lagi untuk mempelajari usaha Tok Nenek beliau ini.






---------------------

Malam Sabtu, oleh kerana kekurangan kakitangan dalam jemaah, kami buat keputusan untuk iktikaf di markaz Ipoh, yang mana malam itu juga malam yang spesel kerana adanya jemaah Pakistan yang mengumpul (sedaya upaya mereka), rakyat Pakistan yang menetap di sekitar Ipoh untuk diberi nasihat atas agama.

Yang keduanya Menteri Besar Perak, Dato' Seri Dr. Zambry Abdul Kadir telah bersama dengan jemaah malam tersebut untuk mengambil manfaat dari bayan Maulana Hasnool (Masjid Seri Petaling). Beliau kemudiannya memberikan ucapan ringkas menyetujui apa yang disarankan oleh Maulana tentang kepentingan dakwah. Kata beliau:
"Dulu orang kata, if you want to see the world, join the Navy. Sekarang, if you want to see the world, join the Tabligh"

Kami kenduri makan 2 ekor lembu malam tu. Burp!

------
Hj Tahir adalah seorang yang telah lama buat usaha agama ini semenjak beliau pencen askar tahun 1982. Sebaik pencen beliau keluar 4 bulan ke India, Pakistan & Bangladesh untuk mempelajari bagaimana ianya dilakukan. Alhamdulillah, semenjak dari itu beliau sangat istiqomah.

Beliau telah menjelajah ke Eropah antaranya UK, Sweden, Holland etc dalam beberapa siri keluar 4 bulan beliau.

Antara yang menarik, beliau teringat bagaimana beliau mantasykil Saadon (sekarang jemaah tasykil Ipoh - dahulu di Seri Petaling) untuk keluar ketika Saadon masih buat undergraduate degree di UK.

Tentu sejuk hati melihat orang yang ditasykil atas asbab kita, sekarang menjadi orang strong dalam usaha agama, kan?

Sekarang, Hj Tahir agak uzur. Tangan sebelah kanan kurang berfungsi dan menyebabkan beliau sukar untuk memandu. Melainkan jika ada orang yang menjemputnya dari rumah untuk keluar 3 hari, gash dan khususi.


Tapi apabila melihat wajahnya, kita akan dapat merasai korban yang pernah dilakukannya sebelum ini. Bila compare dengan sendiri - rasa kecik macam hama.

-------------
Bayan tangguh dibuat oleh seorang ustaz muda dari Selatan Thailand. Sungguh hormat beliau kepada kami walaupun kami ni carca marba. Bayan beliau sungguh bermakna walaupun pendek dan ringkas. Kata beliau:
"Dalam dunia ini ada dua jenis usaha - 1. Usaha berdasarkan keyakinan mata dan 2. Usaha berdasarkan atas perkhabaran. Usaha 1 itu adalah usaha orang tiada iman sedangkan yang 2 adalah usaha oleh orang yang beriman"
Sungguh dalam! Nanti senang-senang aku huraikan.

Selepas bayan tangguh di Masjis Tanjung Tualang, kami (bertiga orang Tronoh), beriktikaf di Masjid Tronoh selepas dijamu makan malam di rumah En. Azahari (nasi + capati lauk kari, yummy!).

Di Masjid Tronoh, sebelum tidur kami muzakarah tentang kehidupan masing-masing. Kesimpulannya, memang hidup ini penuh dengan pancaroba. Masing-masing dengan masalah masing-masing dan dengan muzakarah itu kami nampaklah sedikit sinar tentang apa yang perlu dilakukan untuk kehidupan masa depan kami, insyaAllah.


Friday, September 17, 2010

Warisan Maulana Zakariyya Al-Kandahlawi rah.

Kalau kat surau atau masjid kariah korang tu, ada beberapa ahli kariah yang buat majlis taklim kitab Fadail Amal.

Maulana Zakariyya al-Kandahlawi ni le pengarang kitab tersebut.

Siapa dia? Teruskan tontonan dan bacaan di bawah.










Awjaz ul Masaalik - books by Hadhrat Shaykh Zakariyyah [rahmatullahe alayh]

Handwritten kitaab - Hadhrat Shaykh Zakariyya [rahmatullahe alayh]

The Differences of the Imaams - books by Hadhrat Shaykh Zakariyyah [rahmatullahe alayh]

Faza'il-e-A'maal - books by Hadhrat Shaykh Zakariyyah [rahmatullahe alayh]

Aap Beeti - books by Hadhrat Shaykh Zakariyyah [rahmatullahe alayh]


Faza'il-e-A'maal - Madinah print - books by Hadhrat Shaykh Zakariayyah [rahmatullahe alayh]


Muntakhab Ahadith - books by Hadhrat Shaykh Zakariayyah [rahmatullahe alayh]

Dare jadeed - main entrance to Mazahirul Uloom, view (1)

Dare jadeed - main entrance to Mazahirul Uloom, view 2

 Dare jadeed - teaching (top, green floor) and boarding areas

Entrance to dare jadeed - Mazahirul Uloom

Dars gah - Bukhari Shareef classroom inside Mazahir Uloom (1)

Dars gah - Bukhari Shareef classroom inside Mazahir Uloom (2)



Entrance to Hadhrat's house 

Hazrat shaykh's personal library

Hadhrat's study area - view 2

Katcha ghar - hadhrat's house, bought for 2200 rupess view 1